cara ampuh mengobati insomnia menurut islam
Sumber foto : medicalnewstoday.com

Cara Ampuh Mengobati Insomnia Menurut Islam

Posted on

Cara yang benar dalam mengobati insomnia adalah dengan menghilangkan faktor-faktor penyebabnya, baik faktor psikologis, faktor organis maupun faktor lingkungan

cara ampuh mengobati insomnia menurut islam
Sumber foto : medicalnewstoday.com

Cara Ampuh Mengobati Insomnia Menurut Islam – Cara yang benar dalam mengobati insomnia adalah dengan menghilangkan faktor-faktor penyebabnya, baik faktor psikologis, faktor organis maupun faktor behavioiral dan lingkungan. Pengobatan insomnia harus mengikuti kaidah-kaidah umum berhubungan dengan tidur yang meliputi hal-hal sebagai berikut:

  1. Berusaha mengatur waktu tidur untuk memperbaiki ritme biologis waktu tidur.
  2. Mengkhususkan waktu-waktu sore untuk relaksasi, aktivitas hiburan dan membaca bacaan yang menenangkan syaraf.
  3. Menjauhi tidur pada waktu siang sehingga kebutuhan untuk tidur malam akan bertambah.
  4. Menjauhi minuman yang mengandung kafein, kola dan alkohol terutama pada sore hari.
  5. Menyiapkan kondisi yang mendorong untuk tidur.
  6. Minum segelas susu segar pada awal siang hari. Sebagian peneliti mengatakan bahwa minum segelas susu sebelum matahari terbit akan membantu menjauhi masalah insomnia. Penjelasannya adalah karena susu mengandung zat Melatonin. Kadar zat ini akan lebih tinggi, jika susu sapi diperas sebelum matahari terbit. Inilah yang biasa dilakukan oleh para petani dan peternak. Studi-studi juga menyebutkan bahwa orang-orang yang minum satu gelas susu segar setiap pagi lebih sehat dan giat daripada mereka yang tidak minum susu.
  7. Tempat tidur harus menyenangkan orang yang akan tidur.
  8. Berlindung kepada Allah dengan bermunajat dan berdoa.

Baca juga : Penyebab Insomnia yang Paling Utama dan Harus Dihindari

Baca juga : Obat Tidur: Cara Kerja dan Efek Sampingnya

Baca juga : Insomnia diobati dengan obat tidur? Baikkah?

At-Tirmidzi dan Ath-Thabrani meriwayatkan dari hadits Buraidah RA, ia berkata, “Khalid bin Al-Walid Al-Makhzumi mengeluhkan insomnia kepada Nabi, maka beliau bersabda, “Apabila kamu beranjak ke tempat tidurmu, maka katakanlah, “Ya Allah, Tuhan langit-langit tujuh dan apa yang dinaunginya, Tuhan bumi-bumi tujuh dan apa yang dimuatnya, Tuhan setan-setan dan apa yang menyesatkannya, jadilah Engkau pelindung untukku dari kejahatan makhluk-Mu semuanya. Salah satu dari mereka menyepelekanku atau menzhalimiku. Maha perkasa perlindungan-Mu dan Maha agung pujian-Mu dan tiada Tuhan selain-Mu.”

Diriwayatkan dari Rasulullah SAW doa orang yang terkena insomnia, “Ya Allah, bintang-bintang telah datang, mata-mata telah tenang dan Engkau Maha hidup lagi Maha berdiri sendiri, tidak mengantuk dan tidak tidur. Wahai yang Maha hidup lagi Maha berdiri sendiri, tenangkanlah malamku, tidurkanlah mataku. Ya Allah sesungguhnya aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya dan kejahatan hamba-hamba-Nya. Aku berlindung kepada Allah dari bisikan dan  kehadiran setan.”



Pelindung dari insomnia adalah dengan memohon kepada Allah dan bermunajat kepada-Nya sebelum tidur. Ini adalah media yang paling sukses dalam menghilangkan apapun dari ketegangan syaraf dan emosi jiwa sehingga akan menenangkan syaraf dan relaksasi jiwa. Dengan demikian, manusia mengosongkan jiwa, akal dan pikirannya dari masalah-masahah yang dihadapi dalam hidupnya lalu menyerahkannya kepada Allah. Jiwa dan raganya akan tenang hingga selanjutnya manusia akan masuk ke dalam tidur yang tenang dan nyenyak.

Rasulullah SAW telah mengajarkan kepada kita doa-doa dan munajat yang paling utama. Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan bahwa Rasulullah apabila beranjak ke tempat tidurnya, beliau bermunajat dan berdoa, “Ya Allah, aku serahkan diriku kepada-Mu, aku lindungkan punggungku kepada-Mu, aku arahkan wajahku kepada-Mu, aku serahkan urusanku kepada-Mu, tiada perlindungan dan keselamatan dari-Mu kecuali (berlindung) kepada-Mu. Aku beriman dengan kitab-Mu yang Engkau turunkan dan Nabi-Mu yang Engkau utus.”

Barangsiapa bermunajat sepenuh hati kepada Tuhannya dengan munajat ini apabila beranjak ke tempat tidurnya, maka ia telah menyerahkan kepada Allah semua kegundahan dan keletihannya. Ia mengosongkan hatinya dari itu semua dan menyerahkan urusannya kepada Allah. Dengan demikian, ia memberikan obat jiwa yang mujarab untuk dirinya, menghapus semua keletihan dan kepenatan, sehingga ketakutannya berubah menjadi kepercayaan diri dan ketetapan hati, kekhawatirannya menjadi ketenangan dan ketakutannya berubah menjadi ketenangan dan keamanan. Selanjutnya ia disembuhkan dari insomnia dan masuk ke dalam tidur dengan gampang dan mudah, karena hati tidak bisa tenang kecuali dengan dzikir Allah. Allah berfirman, “Ingatlah, dengan berdzikir Allah, hati menjadi tenang.” (Ar-Ra’d: 28) (sadajah.co)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *