fahri hamzah ditolak di manado
Sumber foto :gerilyapolitik.com

Fahri Hamzah Ditolak di Manado

Posted on

Fahri Hamzah Ditolak di Manado – Ada yang tidak biasa di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara tadi pagi. Massa dari berbagai elemen masyarakat menggeruduk bandara ini. Mereka menolak kedatangan Fahri Hamzah yang dinilai sering mengumbar pernyataan intoleran. Fahri Hamzah sendiri dijadwalkan akan tiba di bandara pada hari Sabtu (13/5/2017), pukul 10.20 Wita.

Rencananya, ia akan menghadiri diskusi publik yang diadakan oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Diskusi publik ini renacananya akan diadakan di The Club and Cafe di Kawasan Mega Mas Manado pada pukul 15.30 Wita hingga 18.30 Wita.

Fahri Hamzah sendiri sejak tahun 2016 kemarin menjabat sebagai ketua alumni KAMMI. Menurut Anas Saidi, Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) radikalisme ideologi telah merambah dunia mahasiswa. Radikalisme ideologi inilah yang menurutnya akan dapat memecah-belah bangsa Indonesia. Menurut Anas Saidi, organisasi mahasiswa yang memiliki keterikatan ideologis dengan kaum radikal internasional Ikhwanul Muslimin tidak lain adalah KAMMI di mana Fahri Hamzah menjadi ketua alumninya. Bahkan, menurut Anas, KAMMI tidak lain adalah kepanjangan tangan dari Ikhwanul Muslimin. Baca berita selengkapnya di Radikalisme Ideologi Menguasai Kampus.

Oleh karena itu, wajar apabila kedatangan Fahri Hamzah ditolak oleh warga Manado. Sebab, selain menjadi ketua alumni KAMMI, ia juga sering menyatakan pernyataan intoleran.

Menurut salah seorang orator, Oden Kansil, mereka tidak mau orang seperti Fahri Hamzah datang di Sulawesi Utara. Oleh karena itu, kedatangan Fahri Hamzah ditolak dengan segera begitu mereka tahu kalau ia akan datang ke Sulawesi Utara. “Kami cinta bangsa Indonesia. Jangan dipecah-belah,” ujarnya.

Bahkan, ketika Gubernur Suawesi Utara, Olly Dondokambey menenangkan massa, ia pun diteriaki agar segera mengusir Fahri Hamzah. “Usir Fahri Hamzah, usir! Usir!” begitu teriakan massa yang terdengar meneriaki Olly Dondokambey. Massa juga membawa spanduk yang menyatakan agar Fahri Hamzah segera diusir dari Sulawesi Utara. Diantara spanduk itu ada yang berbunyi,”Usir si mulut busuk Fahri!”

Ribuan massa yang menolak kedatangan Fahri Hamzah itu sejak pagi sudah berkumpul di Bandara. Awalnya, mereka ingin mencegat Fahri Hamzah agar tidak bisa keluar ruang VIP. Bahkan, massa juga telihat masuk hingga ruang tunggu bandara. Mereka pun juga mencari-cari Fahri Hamzah hingga di parkiran pesawat. Namun, sayangnya, ternyata Fahri Hamzah sendiri sudah keluar ruang VIP dan keluar melalui jalan alternatif lain.

Usai meninggalkan kantor Gubernur Sulut, rencananya Fahri Hamzah akan segera meninggalkan Sulawesi Utara sore harinya dan akan take of pada pukul 17.00 WITA. (sajadah.co)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *