kedung pengilon
Sumber foto: http://jogja.tribunnews.com

Kedung Pengilon Yogyakarta, Wisata Alam Nan Asri

Posted on

Kedung Pengilon berarti kolam besar yang seakan bisa digunakan untuk berkaca. Tempat wisata ini bernama demikian karena airnya yang sangat jernih.

Kedung Pengilon Yogyakarta – Kedung Pengilon berarti kolam besar yang seakan bisa digunakan untuk berkaca. Tempat wisata ini bernama demikian karena airnya yang sangat jernih. Tempat wisata satu ini pun ternyata belum banyak dijamah dan dikunjungi wisatawan. Lokasinya dikelilingi oleh hutan dusun, sehingga yang tahu hanya warga sekitar. Padahal, tempat ini menjanjikan wisata alam yang amat mengasikkan dan alam sekitarnya masih sangat asri.
Kedung Pengilon terletak di ujung barat daya Desa Bangunjiwo, tepatnya dusun Dusun Petung. Tempat wisata nan asri satu ini berada ditengah aliran sungai, yang berhulu di sendang (sumber mata air) Pangkah. Aliran sungai ini mengalir melalui sungai kecil, melewati ladang dan kebun milik warga, kemudian menyusup lebih dalam di sela-sela hutan dusun sebelum akhirnya sampai di Kedung Pengilon. Sesaat sebelum sampai di Kedung, aliran sungai terlebih dahulu melewati gerojogan (air terjun)dengan ketinggian sekitar 10 meter.

Kedung Pengilon berbentuk oval, dengan diameter sekitar  15 meter. Air di kedung ini masih jernih karena bersumber pada mata air yang masih alami. Air di Kedung Pengilon berwarna hijau kebiru-biruan. Warna tersebut dipengaruhi oleh dasar kedung yang bermaterikan batu putih, serta kedalaman dari kedung ini. Disamping Kedung ini juga terdapat lubang mata air, yang terkumpul pada semacam kolam kecil. Sudah disediakan gayung dari batok kelapa oleh warga sekitar jika anda ingin mandi ataupun sekedar membasuh muka.

Jika anda tertarik untuk mengunjungi tempat wisata satu ini, atau hanya sekedar mencari informasi lebih lanjut, datanglah ke Dusun Petung. Untuk sampai ke wilayah Dusun Petung sendiri, anda harus berkendara selama 10 menit dari Balai Desa Bangunjiwo. Ambil arah barat dari perempatan Balai Desa, ikuti jalan aspal sejauh 2 kilometer hingga anda menemukan Tugu Genthong.

Ambil kiri dan telusurilah jalan ini kearah selatan sekitar 1 kilometer sampai anda menjumpai tugu lagi. Itulah Tugu Dusun Petung. Setelah itu anda sudah mulai meninggalkan jalan aspal dan masuk ke jalan setapak dusun ini. Awalnya, kondisi jalan masih bagus dengan materi cor-block. Namun setelah itu segera berganti dengan tanah dan batu. Pastikan, anda rajin-rajin bertanya dengan warga sekitar mengenai lokasi Kedung Pengilon ini. Karena letaknya berada jauh dari pemukiman, anda harus menitipkan kendaraan di rumah-rumah warga. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh 200 meter.

Warga Dusun Petung, sama seperti warga pelosok desa lainnya, ramah terhadap orang asing/luar. Asalkan kita menunjukkan itikad baik, mereka pasti tidak segan untuk membantu dan mengantar anda sampai ke lokasi Kedung Pengilon.

Hingga saat ini, belum ada yang mengetahui secara pasti, berapa kedalaman dari Kedung Pengilon ini. Kebanyakan warga sekitar mengukurnya hanya sebatas dengan intuisi ataupun perkiraan. Yang pasti, Kedung ini mempunyai kedalaman lebih dari 2 meter.  Jadi, jika anda ingin berenang di kedung ini, pastikan bahwa anda benar-benar memiliki kemampuan untuk itu.

Kini Kedung Pengilon juga dilengkapi dengan jembatan bambu dengan konstruksi yang cukup artistik sehingga orang bisa menyeberang ke sebelah-menyebelah sungai. Selain itu, di kompleks tersebut juga terdapat Sendang Soca Banyuroso dan Sendang Penguripan. Kedua sendang ini berada di kanan dan kiri Kedung Pengilon dengan posisi di atas tebing Kedung Pengilon. Wisata ini cocok buat Anda yang senang bertualang dan menggemari wisata yang menantang. (sajadah.co)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *