khasiat teh hijau bagi otak
Sumber foto : health.kompas.com

Khasiat Teh Hijau Bagi Otak

Posted on
khasiat teh hijau bagi otak
Sumber foto : health.kompas.com

Pernahkah Anda mengkonsumsi teh hijau? Atau pernahkah Anda menggunakan produk kecantikan dari teh hijau? Tentunya sudah tidak asing lagi jika teh jenis ini mempunyai banyak manfaat bagi kecantikan. Tetapi apabila teh hijau memiliki khasiat terhadap otak, apa Anda sudah mengetahuinya?

Sebuah penelitian yang dilakukan di Newcastle University, Inggris menyelediki efek bahan kimia yang dihasilkan oleh senyawa polifenol. Sejenis senyawa antioksida pemberi rasa pahit yang terdapat pada teh hijau ketika sudah dicerna oleh tubuh. Menurut Dr. Ed Okello, pengajar di Scholl of Agriculture, Food and Rural Development at Newcastle University menyatakan jika senyawa polifenol dalam teh hijau sangat efektif melawan pemicu perkembangan penyakit alzheimer. Kerjanya justru lebih efektif ketika sudah dicerna oleh enzim di dalam usus dibandingkan pada saat belum dicerna.

Baca Juga : Apakah Telur Baik untuk Otak?

Asam animo utama di dalam teh hijau yang bernama teanin (L-theanine) juga efektif merangsang aktivitas listrik otak untuk menghasilkan gelombang alfa pada otak. Mekanisme ini mampu mendatangkan perasaan relaks dan kewaspadaan mental seperti yang didapatkan dari meditasi, dalam waktu 30-40 menit setelah mengkonsumsi teh hijau. Penelitian lain juga mengungkapkan jika teanin pada teh jenis satu ini bisa bekerja sinergis dengan kafein untuk menstimulasi aktivitas sel-sel otak. Para peneliti menemukan bahwa 100 miligram teanin yang diperoleh dari empat cangkir teh yang sangat digemari di Jepang ini sudah cukup ampuh untuk membuat Anda memfokuskan pikiran pada tugas-tugas rumit di depan mata.

Baca Juga : Manfaat Coklat Bagi Kesehatan

Masyarakat Jepang sudah membuktikan khasiat yang ada pada teh satu ini. Masyarakat Jepang gemar minum teh hijau sehingga Jepang memiliki tingkat penyakit alzheimer lebih rendah dari orang Barat atau Amerika yang masyarakatnya tidak begitu gemar meminum teh ini. Tidak cukup sampai di situ, ternyata teh ini juga mengandung EGCG yang mampu menghambat produksi beta-amyloid, protein beracun yang menyumbat otak penderita alzheimer.[1]

Dalam Journal of Neuroscience, edisi September 2005, para peneliti University of South Florida, USF, melaporkan bahwa ada sebuah komponen teh hijau yang dapat mencegah alzheimer, seperti karoten, vitamin C, vitamin E, serta beberapa mineral seperti zinc, silenium, mangan, dan cuprum. Riset lain membuktikan jika teh yang digemari masyarakat Jepang ini juga bermanfaat bagi peningkatan kinerja ingatan otak. Sebuah studi yang melibatkan Prof. Chistoph Beglinger dari University Hospital of Basel dan Prof. Stefan Borgwardt dari Psychiatric University Clinic menemukan kandungan ekstrak dalam teh ini mampu meningkatkan keefektifan konektivitas otak. Konektivitas ini diketahui pada akhirnya mengarah pada performa kognitif lebih baik pada manusai. Peneliti juga menjelaskan bahwa peserta yang diberikan ekstrak teh hijau menunjukkan hasil lebih baik ketika mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan daya ingat.[3]

Sumber : Khalimatunisa. 2017. 101 Rahasia Langkah Kesehatan Otak

 

[1] Ratna Somantri, dkk. 2011. Kisah dan Khasiat Teh. Jakarta : PT. Gramedia. hlm. 30.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *