Kucing Himalaya
Kucing Himalaya

Kucing Himalaya, Mengenal Kucing Cantik Hasil Persilangan

Posted on

Bagi sebagian orang, memiliki hewan peliharaan menjadi kesenangan tersendiri. Hewan peliharaan dapat menjadi penghibur sekaligus teman yang setia terlebih ketika seseorang hidup sendiri. Hewan yang kerap dijadikan sebagai hewan peliharaan yaitu anjing dan kucing. Anjing disukai karena sikapnya yang setia dan penurut pada pemiliknya. Sedangkan kucing disukai karena tingkahnya yang lucu serta menggemaskan. Kedua hewan ini memiliki berbagai jenis yang berbeda karakteristik dan sifatnya. Bahkan karena banyaknya peminat dari kedua hewan ini, beberapa ilmuwan berusaha menciptakan jenis baru dari hewan peliharaan tersebut. Salah satu hasil inovasi dari hewan peliharaan yang cukup berhasil adalah kucing Himalaya. Kucing ini menjadi jenis kucing yang populer di antara kucing peliharaan lainnya.

Sejarah Keberadaan Kucing Himalaya

Cantiknya Si Meong Satu Ini, Bikin Gemes

Sebagai kucing peliharaan paling populer. Siapa sangka bahwa kucing Himalaya ini bukan bagian dari keturutan jenis kucing yang asli. Kucing yang unik dan menawan ini ternyata adalah kucing hasil inovasi tangan manusia. Kucing Himalaya adalah hasil dari persilangan kucing Persia dan kucing Siam yang sengaja dilakukan oleh manusia untuk menggabungkan titik warna dan mata biru dari siam dengan bulu lembut dari Persia.

Jika diperhatikan seksama, kucing ini tampak mirip dengan kucing siam, namun bulunya yang lebat dan panjang juga membuatnya mirip dengan kucing Persia. Kucing Himalaya ini memiliki karakteristik kepala dan matanya yang bulat besar, hidung pesek, pipi gembul,  telinga pendek, kaki kuat dengan tapaknya yang lembut, serta ekor pendek tapi proposional dengan tinggi badannya.

Persilangan ini dilakukan melalui penelitian yang panjang. Organisasi yang mulai melakukan penelitian yaitu Harvard Medical School Clyde Keeler yang bekerja sama dengan penangkar kucing Virginia Cobb. Mereka memulai penelitian pada tahun 1931 untuk menentukan bagaimana agar gen colorpoint dari kucing siam dengan kucing Persia yang berbulu lebat.

Hasilnya, lahirlah kucing Himalaya pertama yang kemudian disebut dengan nama Newton’s Debutante. Hasil pertama tersebut berhasil membuat peternak Ingris dan Amerika untuk melakukan percobaan ulang. Pada penelitian kali ini, mereka menginginkan bentuk kucing Persia dengan warna point kucing Siam. Penelitian dimulai pada tahun 1950-an menggunakan cara Cobb-Keeler untuk menemukan variasi colorpoint yang berbeda.

Namun beberapa penelitian memiliki pendapat yang berbeda mengenai penggolongan jenis kucing Himalaya. The Cat Fanciers Association pada tahun 1957 mengatakan bahwa kucing Himalaya sebagai ras yang berbeda dari Persia dan Siam. Tahun 1984 Dewan Direksi CFA mengklasifikasi ulang bahwa kucing Himalaya sebagai bagian dari variasi Persia, begitu juga anggapan American Cat Association dan The International Cat Association. Berbeda dengan American Association of Cat Enthusiasts, American Cat Fanciers Association, dan Traditional Cat Association yang menganggap kucing Himalaya sebagai bagian terpisah dari Persia. Meskipun berbeda pendapat, kucing Himalaya saat ini menjadi kucing yang paling populer dan banyak dicari oleh para pecinta kucing di seluruh dunia.

Pasaran Harga Kucing Himalaya

Sebagai jenis kucing yang populer karena cantik dan unik, siapa yang tidak tertarik memiliki jenis kucing Himalaya satu ini. Kucing yang memiliki mata biru cerah dan bulunya indah dan lebat dengan colorpoint di sekitar tubuhnya membuat manusia tertarik untuk memilihnya. Ditambah lagi dengan tingkahnya yang manja menggemaskan, mampu mencuri hati para manusia, utamanya bagi pecinta kucing. Kucing ini memiliki banyak peminat. Di beberapa negara seperti Amerika dan Inggris, kucing ini menjadi ratu di antara jenis kucing karena kerap menjadi rebutan. Jangan heran jika Anda menemukan kucing ini dijual dengan harga yang cukup fantastis.

Harga kucing Himalaya ini dibedakan berdasarkan kualitasnya. Untuk si meong ini biasa, Anda dapat memilikinya dengan mengeluarkan uang sebesar Rp 3 juta rupiah. Kemudian untuk jenis breed quality, yaitu kucing yang berpengalaman mengikuti lomba dihargai sekitar Rp 7 juta hingga Rp 10 juta rupiah.

Kualitas tertinggi ada pada top quality yaitu kucing yang telah memenangkan lomba. Kucing ini dijual kisaran harga Rp 15 juta hingga 25 juta rupiah. Harga tersebut biasanya sudah termasuk vaksin dan siap untuk dibawa pulang. Apabila Anda menginginkan harga yang lebih murah, Anda bisa membeli  dengan sekitar Rp 1 juta hingga 1.5 juta rupiah.

Perawatan Kucing Cantik Ini

Selain harganya yang fantastis, kebutuhan untuk kucing Himalaya ini juga tidak kalah mahalnya. Kucing cantik ini perlu perawatan khusus untuk menjaga tubuhnya tetap sehat. Untuk makanan sendiri, jenis ini tidak begitu sulit tapi anjuran dari dokter hewan setidaknya memenuhi asupan nutrisi terdiri aras  20% karbohidrat, 45% protein, dan 35% lemak. Sebenarnya jenis ini tidak rentan terhadap penyakit, tetapi untuk Himalaya mempunyai kemungkinan untuk terserang penyakit turunan.

Penyakit tersebut diturunkan dari induk kucing yang berjenis Persia yaitu penyakit PKD atau Polycystic kidney disease. PKD kerap disebut sebagai kista. Penyakit ini adalah sejenis kista yang tumbuh dan perlahan menggerogoti ginjal kucing. Meski pergerakannya lumayan lambat yaitu sekitar satu sampai dua tahun, penyakit ini sangat berpotensi membunuh kucing. Untuk mengantisipasinya, Anda bisa lebi teliti dalam memberi makanan kepada kucing Himalaya, menjaga kebersihan, cek kesehatan secara rutin, dan jangan lupa untuk memberinya vaksin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *