Tujuan Pengomposan
http://www.tokomesin.com

Mengapa Harus Pupuk Kompos? Apa Sih Manfaat dan Tujuan Pengomposan? Inilah Jawabannya

Posted on

Pengomposan merupakan proses dekomposisi terkendali secara biologis terhadap limbah padat organik dalam kondisi aerobik atau anaerobik

Tujuan Pengomposan – Susanto (2007: 19) menjelaskan bahwa pengomposan merupakan proses dekomposisi terkendali secara biologis terhadap limbah padat organik dalam kondisi aerobik atau anaerobik. Aerobik sendiri berarti pengolahan limbah dengan kondisi pengomposan secara terbuka (dengan oksigen) atau mengandalkan bakteri aerob. Sedangkan anaerobik merupakan pengolahan limbah dengan kondisi pengomposan secara tertutup yaitu kedap udara (tanpa oksigen).  Untuk bahan-bahan seperti ikan busuk, daging, dan sejenisnya sebaiknya menggunakan proses pengomposan dengan cara anaerob agar terhindar dari bau tidak sedap yang tercium selama proses penguraian berlangsung.

Pada proses pengomposan waktu yang dibutuhkan berkisar tiga minggu hingga dua bulan tergantung pada bahan-bahan dasar yang digunakan, apakah mudah terurai atau tidak. Pada umumnya pengomposan dilakukan di tempat yang teduh yaitu tempat yang tidak terkena matahari secara langsung dan tidak terkena air hujan. Agar hasil pupuk optimal lakukan pengecekan setiap satu minggu. Pengecekan meliputi pengecekam suhu, kelembaban, apakah kering atau terlalu basah, berbau atau tidak,serta dilakukan pembalikan pupuk agar proses pengomposan merata.

Baca Juga : Mengenal Lebih Jauh Tentang Pupuk Kompos

Di samping itu, pengomposan dilakukan untuk meningkatkan sifat fisik tanah, sifat kimia tanah, mengembalikan sifat biologi tanah dan mempengaruhi kondisi sosial yang akan dijelaskan berikut ini.

  1. Meningkatkan sifat fisik tanah

Kondisi tanah yang rusak akibat terlalu banyak menggunakan pupuk kimia seperti urea dan TPS menyebabkan kontur tanah tidak lagi gembur dan susah diolah. Penggunaan pupuk organik akan mengubah warna tanah menjadi kelam dan terkstur tanah menjadi gembur serta lepas-lepas. Tekstur inilah yang kemudian mampu mengikat air lebih efektif dan menjaga nutrisi yang ada di dalam tanah.

Tujuan Pengomposan
http://www.tokomesin.com

2. Mempengaruhi sifat kimia tanah

Selama Proses pengomposan terdapat banyak perubahan yang berlangsung secara kimiawi. Djuarnani dkk (2008:21) menjelaskan mikroorganisme bekerja untuk menangkap semua bahan terlarut seperti gula, asam amino, dan nitrogen anorganik. Setelah itu, mulai merombak pati, lemak, protein dan selulosa di dalam gula, serta menyatukan unsur kecil menjadi struktur baru. Kemudian Nitrogen dikonfeksikan menjadi nitrogen mikroba dan sebagian diubah menjadi Nitrat. Nitrat merupakan senyawa yang dapat diserap tanaman.

3. Mengembalikan sifat biologi tanah

Bahan organik akan menambah energi yang diperlukan kehidupan mikroorganisme tanah. Tanah yang kaya akan bahan organik akan memperbanyak jamur (fungi), bakteri, dan mikroorganisme. Mikroorganisme berfungsi untuk memperkecil ukuran partikel bahan organik yang dicampurkan ssehingga luas permukaan bahan bertambah dan mempercepat proses pengomposan.

Penggunaan pupuk kimia sintetis memang hasilnya lebih cepat terlihat jika dibandingkan kompos. Kelebihan dari kompos adalah penggunaan jangka panjang akan terus memperbaiki kondisi biologi dalam tanah. Mikroorganisme bermanfaat yang mati karena terkena pestisida dapat kembali aktif untuk merombak nutrisi dari kompos dan hasilnya dapat diserap oleh tanaman.

4. Mempengaruhi kondisi sosial

Pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos dan MOL akan mengurangi sampah lingkungan. Selama ini, masyarakat cenderung hanya mendaur ulang sampah anorganik seperti kertas, kardus, botol, maupun plastik, sementara sampah organik dibiarkan begitu saja. Sampah organik rumah tangga masih dianggap kurang produktif dan tidak bisa menghasilkan nilai ekonomis. Dengan mengetahui langkah-langkah pembuatan pupuk kompos dan MOL sampah organik dapat dimanfaatkan. Banyak pilihan cara untuk mengolah sampah organik. Selain mengurangi sampah dan turut berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan, pembuatan pupuk kompos dapat menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat dengan modal pembuatan yang terjangkau dan harga jual yang tentu lebih tinggi. Dengan permintaan pasar akan pupuk kompos makin tinggi, Anda bisa membangun kesejahteraan masyarakat dengan melibatkan mereka untuk ikut membuat kompos.

gotong royong pengomposan untuk membuat pupuk kompos
posdaya.ummi.ac.id

(Sumber: Buku Pintar Membuat Pupuk Kompos dan MOL Khalimatu Nisa Dkk)

(sajadah.co)

One thought on “Mengapa Harus Pupuk Kompos? Apa Sih Manfaat dan Tujuan Pengomposan? Inilah Jawabannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *