faktor penyebab insomnia
Sumber foto : http://emedicine.medscape.com

Penyebab Insomnia yang Paling Utama dan Harus Dihindari

Posted on

Penyebab insomnia sekurang-kurangnya ada tiga faktor yaitu faktor psikologis, faktor organis dan faktor perilaku lingkungan.

faktor penyebab insomnia
Sumber foto: emedicine.medscape.com

Faktor-faktor Penyebab Insomnia – Insomnia adalah ketidakmampuan untuk tidur dengan mudah. Ini adalah masalah yang umum sekali. Beberapa data statistik kesehatan menyebutkan bahwa 30% orang mengeluhkan insomnia. Kebanyakan mereka adalah kaum perempuan dan orang berusia lanjut, baik laki-laki maupun perempuan.

Insomnia bukanlah penyakit, tetapi banyak menimbulkan efek gangguan-gangguan kesehatan seperti pusing. Pusing bukanlah penyakit tetapi efek dari penyakit-penyakit dan gangguan kesehatan. Insomnia bisa dibagi menjadi tiga bagian yaitu:

  1. Sulit tidur. Akan tetapi setelah tidur, mereka akan tidur secara alami.
  2. Terbangun berkali-kali. Tidak ada kesulitan untuk tidur, tetapi ada keluhan terbangun berkali-kali dan tidur yang terputus-putus.
  3. Bangun tidur dini. Orang yang sakit terbangun lebih dini seperti ketika tiba fajar pertama dan setelah itu tidak bisa tidur lagi.

Baca juga : Cara Ampuh Mengobati Insomnia Menurut Islam

Baca juga : Obat Tidur: Cara Kerja dan Efek Sampingnya

Baca juga : Insomnia diobati dengan obat tidur? Baikkah?

Orang yang terkena insomnia pada siang hari mengalami gejala-gejala lebih buruk seperti rasa malas, kehilangan semangat dalam bekerja, kurangnya konsentrasi dalam berpikir, hasil kerja menurun dan cenderung mengantuk saat kerja. Orang-orang yang terkena insomnia, terutama kaum perempuan, lebih mudah terserang frustasi jiwa.

Apakah Ada Kaitannya antara Sedikitnya Jam Tidur dengan Insomnia?

Tidak ada kaitan yang tetap dalam hal ini. Sebagian orang merasa cukup tidur selama empat jam. Sebagian lain membutuhkan waktu lebih lama dalam tidur. Jumlah jam-jam tidur yang dibutuhkan berbeda-beda dari masing-masing orang.

Apakah Faktor Penyebab insomnia?

Mungkin kita bisa membaginya menjadi tiga faktor penyebab insomnia, yaitu faktor psikologis, faktor organis dan faktor perilaku lingkungan.

  1. Faktor psikologis

Faktor utama penyebab insomnia adalah faktor psikologis. Beberapa studi memperlihatkan bahwa 40 % orang yang terkena insomnia mengalami gangguan psikologis seperti depresi, frustasi, khawatir dan tekanan jiwa dalam kehidupan sehari-hari. Orang-orang yang mengalami frustasi mengeluhkan bangun tidur lebih dini. Sedangkan orang-orang yang mengalami ketegagan jiwa mengeluhkan kesulitan tidur seperti yang telah kami sebutkan.

  1. Faktor organis

Faktor organis juga menjadi salah satu penyebab insomnia. Faktor ini sangat banyak dan sulit dihitung. Setiap penyakit yang menimbulkan rasa sakit terus menerus akan menyebabkan insomnia. Bepergian dalam jarak jauh dengan kendaraan yang tidak menyenangkan, batuk terus menerus karena sebab apapun, suara bising yang menyebabkan gangguan pada alat syaraf pusat juga bisa menyebabkan insomnia.

Di antara sebab yang umum dari insomnia adalah gastro oesophageal reflux, yaitu kondisi di mana sari asam lambung mengalir kembali sampai ke kerongkongan atau mulut sehinga memaksa orang tidur bangun dari tidur nyenyaknya secara tiba-tiba. Di antara faktor organis insomnia lainnya adalah mendengkur, berhenti nafas ketika tidur dan penyakit asma.

  1. Faktor behavioral dan lingkungan

Faktor lingkungan juga menjadi salah satu penyebab insomnia. Seperti perubahan waktu kerja sehingga menyebabkan tidak teraturnya waktu tidur dan bangun tidur. Seperti insomnia yang disebabkan oleh tekanan jiwa yang dahsyat, tetapi setelah tekanan itu menghilang insomnia masih berlanjut. Oleh karena itu, insomnia biasa terjadi ketika ada tekanan jiwa. Orang yang sakit biasanya menjadi tegang karena tidak bisa tidur. Kekhawatiran inilah yang menyebabkan insomnia.

Demikianlah ia masuk dalam lingkaran kosong yang mengakibatkan masalah insomnia semakin memburuk. Di antara faktor lainnya adalah berlebihan dalam mengkonsumsi minuman-minuman penyegar seperti kopi, teh dan kola. (sajadah.co)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *