manfaat pupuk kompos
http://www.nasakulonprogo.com

Tahukah Anda, Apa Manfaat Pupuk Kompos? Berikut Manfaat Lengkap Pupuk Kompos

Posted on

Apa sih sebenarnya manfaat dari pupuk kompos? Berikut sajadah.co rangkumkan secara lengkap manfaat dari pupuk kompos.

Manfaat Pupuk Kompos – Pupuk Kompos merupakan salah satu pupuk yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Selain karena murah, bahan-bahan pembuatannya pun cukup gampang didapatkan dan melimpah di Indonesia. Tapi, apa sih sebenarnya manfaat dari pupuk kompos? Berikut sajadah.co rangkumkan secara lengkap manfaat dari pupuk kompos

  1. Sumber Bahan Makanan (Nutrisi) Tanaman Secara Langsung
pupuk kompos sebagai sumber nutrisi makanan
http://hidroponiq.com

Tanaman membutuhkan berbagai nutrisi yaitu unsur hara makro dan unsur hara mikro. Unsur hara makro dibagi menjadi dua kelompok, yaitu unsur hara makro primer dan unsur hara makro sekunder. Unsur hara makro primer terdiri dari Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Unsur hara makro sekunder terdiri dari Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), dan Belerang (S). Unsur hara mikro terdiri dari zat besi (Fe), mangan (Mn), Tembaga (Cu), dan seng (Zn) (Djuarnani dkk, 2008 : 9). Kandungan kimiawi kompos dapat dilihat dalam tabel berikut ini.

BAHAN KADAR
Nitrogen (%) 1,33
P2O5(%) 0,83
K2O (%) 0,38
Humus (%) 53,70
Kalsium (%) 5,61
Zat besi (%) 2,1
Seng (ppm) 285
Timah (ppm) 575
Tembaga (ppm) 65
Kadmium (ppm) 5
pH 7,2

Sumber: Djuarnani dkk dalam Cara Cepat Membuat Kompos (2008: 10)

Terdapat perbedaan yang jelas dari nutrisi yang terkandung dalam pupuk kimia sintetis dengan pupuk kompos. Pada pupuk kimia sintetis hanya mengandung beberapa nutrisi saja, contohnya dalam 100 kg pupuk urea 46% mengandung unssur nitrogen (N), pada pupuk SP 36 dalam 100 kg mengandung unsur hara bentuk P2O5 (phospat) sebesar 36 %.  Sedangkan pupuk kompos menyediakan nutrisi yang lengkap bagi tanaman baik unsur makro maupun unsur mikro. Hanya saja komposisi yang dimiliki setiap pembuatan pupuk kompos organik berbeda-beda karena takarannya tidak pasti.

Baca Juga : Mengenal Lebih Jauh tentang Pupuk Kompos Baca DISINI




Perlu diketahui bahwa unsur hara N dalam pupuk kompos berfungsi untuk merangsang pertumbuhan tunas, batang, merangsang pembentukan zat hijau daun yang berperan dalam proses fotosintesis. Kemudian unsur K berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tanaman terhadap hama dan penyakit, daun, bunga, dan buah tanaman menjadi kuat sehingga tidak mudah gugur. Unsur Ca yang terdapat dalam batang dan daun dapat menetralisir senyawa atau suasana keasaman tanah, kemudian kalsium juga merangsang pembentukan bulu-bulu akar serta sumber protein aktif. Kemudian Fe yang berperan penting dalam pembentukan karbohidrat, lemak, dan protein.

  1. Sebagai Sumber Nutrisi dan Energi Bagi Mikro-Organisme Pengurai
manfaat pupuk kompos
http://ftan-unas-faralala.blogspot.co.id/

Pupuk organik mengandung zat hara yang kompleks sehingga sulit untuk diserap oleh tanaman, namun jangka panjang kapasitas tukar kation tanah (KTK) akan terus meningkat yang pada tahap selanjutnya biota pengurai tersebut menjadi sumber makanan bagi tanaman, pupuk pada tanah yang baik atau sehat, kelarutan unsur-unsur anorganik akan meningkat, serta ketersediaan asam amino, zat gula, vitamin dan zat-zat bioaktif hasil dari aktivitas mikroorganisme efektif dalam tanah akan bertambah, sehingga pertumbuhan tanaman menjadi semakin optimal (Rully dalam Prihandini & Purwanto 2007:10).

Baca Juga : Mengapa Harus Pupuk Kompos? Apa Manfaat dan Kegunaan Kompos? Berikut Penjelasannya Baca DISINI

  1. Memperbaiki Aerasi Tanah
aerasi tanah manfaat kompos
faridhendrapradana.wordpress.com

Sebelum kita mengetahui bagaimana kompos dapat memperbaiki aerasi tanah, perlu kita ketahui bahwa aerasi tanah sendiri merupakan proses pertukaran O2 dan CO2 tanah dan atmosfer. Kandungan O2 dalam tanah ditentukan oleh banyaknya pori berisi udara di dalam tanah. Pertukaran udara ini sangat dibutuhkan oleh tumbuhan karena akar menjadi menopang dan membutuhkan oksigen, mikroorganisme yang ada dalam tanah juga membutuhkan oksigen, jika kandungan udara dalam tanah minim, mikroorganisme akan bersaing dengan akar untuk memenuhi kebutuhan akan oksigen. Jika kebutuhan akan O2 terhambat maka maka aktivitas penyerapan nutrisi/hara berkurang, penyerapan air terganggu. Untuk jenis tanaman selain padi, kondisi tanah yang yang sistem aerasinya buruk dapat memicu pembentukan senyawa anorganik yang dapat meracuni tanaman.



Penggunaan pupuk kimia sintetis dalam jangka panjang membuat mikroba dalam tanah mati dan terjadi pemadapatan tanah, menambahkan pupuk organik dapat menghidupkan kembali mikroorganisme tanah dan kondisi tanah menjadi lebih gembur sehingga sirkulasi udara dapat berlangsung normal kembali. Selain pemadatan tanah, penggenangan air juga menjadi faktor penghambat aerasi tanah. oleh karena itu penggunaan pupuk kompos dilakukan agar memberbaiki sistem aerasi tanah agar pertumbuhan tanaman menjadi optimal.

  1. Meningkatkan Kapasitas Menahan Air dan Kapasitas Menahan Nutrisi
menahan air manfaat kompos
pojokilmu.com

Pemberian pupuk organik tergantung pada karakteristik tanah yang akan dijadikan lahan perkebunan dan jenis tanaman. jika di lingkungan Anda jenis tanahnya cenderung berpasir maka pemberian dosis pupuk kompos padat dapat diperbanyak. Tanah berpasir terdiri dari partikel yang cukup besar dan kemampuan untuk daya ikat air yang kurang, pencampuran pupuk organik padat dengan tanah berpasir menjadikan bentuk yang lebih besar sehingga dapat menahan air lebih banyak.

Perlakuan yang berbeda untuk jenis tanah liat. Tanah liat terbentuk dari partikel yang sangat kecil dan terikat satu sama lain, sehingga bukan kemampuan mengikat airnya yang menjadi masalah, namun kepadatan tanah. tanah yang terlalu padat akan mengurangi pori-pori dalam tanah  yang digunakan untuk memperlancar sistem aerasi tanah. Penambahan pupuk organik dapat mengubah kondisi fisik tanah yang lengket menjadi lebih remah dan pisah-pisah.

Untuk jenis tanah herontginning, pada umumnya kondisi tanahnya kurang sehat dan sangat rendah unsur hara. Tanah herontginning merupakan pembukaan lahan dengan cara memanfaatkan tanah sisa perkebunan. Menurunnya kondisi tanah dapat disebabkan oleh erosi atau zat-zat makanan yang berguna telah dihisap oleh tanaman sebelumnya.

Penggunaan pupuk hijau dapat mengembalikan kesuburan tanah dan dapat memberantas nematoda. Seperti menanam tanaman lamtoro. Selain itu turut ditanam juga pohon-pohon pembantu tetap, yakni:

  1. Tanaman yang ditanam dalam barisan yang rapat merupakan pagar, misalnya: leucena glauca (lamtoro), thephrozia maxima, T.Candida, Crotalaria anagyroides, C.utaramoensis, dsb.
  2. Tanaman penutup tanah, yakni tanaman yang menjalar, misalnya: Ageratum mexicanum (wedusan gunung), Senttrocema, Calopogonium, dsb (Aksi Agraris Kanisius, 1991:39).

Tanaman di atas dibiarkan hidup di tanah perkebunan dengan kurun waktu satu sampai dua tahun. Ranting dan daun yang jatuh akan membantu memperbaiki kondisi tanah, selain itu nematoda juga sangat berkurang.



Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengaplikasikan pupuk kompos diantaranya : (1) menyebar pupuk kompos ke seluruh permukaan tanah, nutrisi akan sendirinya terserap karena aktivitas penyiraman; (2) diaplikasikan ke dalam tanah yang baru saja dipanen untuk memenuhi nutrisi pada awal penanaman tumbuhan berikutnya; (3) menanam pupuk kompos. Proses penggalian dilakukan secara perlahan agar tidak merusak akar tanaman, pemendaman pupuk kompos dilakukan untuk mempercepat proses pemenuhan kebutuhan nutrisi untuk tanaman.

Penentuan  dosis  pemupukan tergantung pada karakteristik tanah,  dan jenis tanaman. Pemupukan juga memperhatikan kondisi tanah saat pemberian pupuk kompos jika tanah sudah pernah diberi pupuk organik dan kondisi nya sudah subur maka pada pemberian berikutnya kadarnya dapat dikurangi.

  1. Meningkatkan Produktivitas Tanaman
meningkatkan produktivitas tanaman manfaat kompos
kabartani.com

Berbagai penelitian sudah menunjukkan bahwa hasil tani yang menggunakan pupuk kompos hasilnya lebih baik. Tidak dipungkiri bahwa penggunaan pupuk kompos juga memiliki kekurangan yaitu membutuhkan jumlah dua kali lebih banyak jika dibandingkan dengan pupuk kimia, namun untuk penggunaan jangka panjang pupuk kompos terus memperbaiki kondisi tanah sehingga jumlah penggunaan pupuk juga dapat disesuaikan dengan kondisi tanah.

Berdasarkan hasil pengkajian BPTP Jawa Barat menunjukkan bahwa tanaman tomat varietas sakura yang dipupuk kompos kotoran sapi mampu berproduksi 3,15 kg/tanaman. Sedangkan untuk tanaman bawang daun dan seledri dengan pemakaian kompos organik kotoran sapi dapat meningkat produksinya masing-masing 57,1% dan 47,6% (Prihandini & Purwanto, 2007:11).

Anda juga tidak perlu khawatir akan bahaya dari pestisida kimia dari buah dan sayur yang Anda konsumsi, harga untuk hasil tani yang dikembangkan secara organik juga lebih tinggi, sehingga meningkatkan pendapatan Anda.

  1. Mengurangi Limbah
Mengurai limbah manfaat kompos
suaradesa.com

Sampah yang ada saat ini masih menjadi momok yang buruk di masyarakat, pencemaran lingkungan, pencemaran air, dan pencemaran udara. Kampanye yang dilakukan saat ini masih terbatas pada penyadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, yang kemudian sampah tersebut selanjutnya akan di pindahkan ke tempat penampugan sementara dan akan berakhir di TPA (tempat penampungan terakhir).



Sebagian lagi masyarakat melakukan usaha untuk mengurangi limbah dengan cara membakar limbah tersebut. Namun tahukah Anda mengenai bahaya dari kebiasaan membakar sampah tersebut?. Sampah yang dimusnahkan dengan cara dibakar sampah tidak hilang melainkan sampah menjadi pindah ke udara, sehingga udara menjadi tercemar dan lebih berbahaya lagi jika asap itu dihirup oleh pernapasan kita. Jika asap dihirup oleh manusia dapat memicu  penyakit kanker, hepatitis, pembengkakan hati hingga ISPA. Kandungan zat yang terdapat dalam asap inilah yang mengandung zat berbahaya diantaranya krom (Cr), kadmium (Cd), dan nikel (Ni), gas karbon monoksida (CO), nitrogen oksida (Nox), sulfur dioksida (SO2), dioxin dan furan.

Andari, Dosen Tehnik Lingkungan Universitas Indonesia mengungkapkan bahwa bahaya yang akan ditimbulkan perilaku pembakaran sampah jenis plastik adalah terurainya zatsulfur ke udara sehingga zat tersebut menjadi sulfur dioksida dimana hal ini akan meningkatkan kandungan zat berbahaya bagi lingkungan. (dilansir dari http://suma.ui.ac.id ).

Adapun masalah- masalah yang dapat di timbuklan oleh sampah diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Pembuangan sampah sembarangan

Sampah plastik merupakan sampah yang sulit terurai, tindakan membuang sampah ke sungai dapat menimbulkan pengendapan pada dasar sungai dan menyebabkan air tercemar, ekosistem ikan-ikan terganggu, serta tidak layak di gunakan kembali oleh manusia.

  1. Jika tiba pada musim penghujan, sampah juga menjadi salah satu penyebab terjadinya kebanjiran

Di beberapa kota besar di Indonesia, kebanjiran sudah menjadi masalah serius yang harus segera di selesaikan

  1. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sudah hampir penuh

Salah satu contohnya adalah TPA yang ada di Piyungan, Yogyakarta yang luas nya 4,5 Ha, sudah terancam penuh, Pemda DIY kini berencana untuk memperluas wilayah sebesar 1,5 Ha. Banyaknya gunungan sampah menyebabkan lingkungan sekitar tempat pembuangan terlihat kumuh dan berbau busuk.

Sudah saatnya kita mengurangi penggunaan kantong plastik, bawalah selalu goody bagketika hendak berbelanja. Salah satu cara yang efektif untuk mengurangi limbah dimulai dari rumah sendiri. Kita bisa ikut berkontribusi dalam penanggulangan sampah dengan tidak membuang sampah sembarangan, memilah sampah organik dengan anorganik.

Limbah anorganik seperti, botol plastik, besi bekas, botol kaca, kaleng minuman, bisa bernilai ekonomi bagi Anda jika dikumpulkan lalu dijual, atau Anda juga bisa menyedekahkan barang tersebut kepada pemulung. Sedangkan sampah organik sisa masakan rumah tangga bisa kita manfaatkan untuk bahan pembuatan kompos dan MOL. Dengan begitu ada sudah membantu pemerintah, dan ikut menyelamatkan bumi untuk kesejahteraan anak cucu kita nanti.

Sumber: Khalimatu Nisa Dkk, 2017, Buku Pintar Membuat Pupuk Kompos dan MOL

(sajadah.co)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *