ubi jalar merah sayuran tersehat di dunia yang memiliki segudang manfaat
Sumber foto: https://meluvfood.com

Ubi Jalar: Sayuran Tersehat di Dunia yang Memiliki Segudang Manfaat

Posted on

Ubi jalar yang merupakan sayuran tersehat di dunia memang pantas memiliki manfaat yang sangat banyak. Apa saja manfaat ubi jalar tersebut? Simak artikel berikut ini.

ubi jalar merah sayuran tersehat di dunia yang memiliki segudang manfaat
Sumber foto: https://meluvfood.com

Manfaat Ubi Jalar – Siapa yang tidak mengenal ubi jalar? Tanaman jenis umbi-umbian yang mempunyai beberapa warna. Ada yang berwarna merah bahkan ungu. Orang sering menyebutnya telo atau ketela. Mungkin kita sudah sangat sering mendengar olahan makanan dari ubi jalar, seperti kripik, bakpia, mie, hingga ek krim. Namun, tahukah anda kandungan dan manfaatnya?

Ubi jalar atau ketela rambat (Ipomoea batatas L) adalah sejenis tanaman budidaya. Bagian yang dimanfaatkan adalah akarnya yang membentuk umbi dengan kadar gizi (karbohidrat) yang tinggi. Di Afrika, ubi ini menjadi salah satu sumber makanan pokok yang penting. Di Asia selain dimanfatkan umbinya, daun muda ubi jalar juga dibuat sayuran. Orang Indonesia memanfaatkan ubi ini tidak hanya pada bagian umbinya saja, akan tetapi juga pada daunnya. Daun ubi ini sering dijadikan sayuran oleh masyarakat Indonesia. Tidak percaya? Mampir lah ke warung makanan padang. Di sana pasti ada daun ubi ini sebagai sayuran pelengkap.

Baca Juga : Jamur Kancing: Manfaat Lengkap, Kandungan dan Cara Memasaknya

Sebagai makanan alamiah, ubi jalar memiliki manfaat yang sempurna. Ia mengandung serat yang tinggi dan rendah kalori, oleh karena itu, ia sangat bermanfaat untuk para penderita diabetes. Selain itu, kandungan mineral dan vitamin dalam sayuran satu ini juga sangat banyak. Tak heran jika bahkan ubi jalar dinominasikan sebagai sayuran tersehat di dunia oleh Nutrition Action Healty Letter.

Kelenjar pineal dalam otak yang dihasilkan oleh melatonin bahkan dapat dikendalikan oleh ubi jalar. Melatonin inilah yang sangat berguna untuk merawat sistem saraf dan sel saraf agar tetap sehat. Bahkan, melatonin juga dapat mebenahi kerusakan yang terjadi dalam sel dan sistem saraf otak. Produksi melatonin dapat menurun apabila seseorang kekurangan asupan vitamin A. Bahkan kurangnya asupan vitamin A juga dapat menyebabkan fungsi saraf otak menjadi turun. Akibatnya, daya ingat akan berkurang dan tidur akan terganggu.

Manfaat jinten hitam
Sumber foto: ekonomi.kompas.com

Produksi melatonin yang minim pada akhirnya akan menyebabkan produksi hormon endokrin mengalami penurunan. Akibatnya, merosotlah sistem kekebalan tubuh seseorang. Apabila sudah demikian, infeksi akan lebih mudah terjadi dan laju penuaan pada diri seseorang akan semakin cepat. Produksi hormon melatonin dapat ditingkatkan dengan vitamin E dan A yang banyak terkandung dalam ubi jalar merah. Oleh karena itu, apabila seseorang rajin mengonsumsi ubi yang berwarna merah ini, maka kesegaran kulit dan organ serta ketajaman ingatannya akan selalu terjaga dengan baik.

Baca Juga : Kandungan Buah Alpukat dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Pigmen atau senyawa antosianin dalam ubi jalar, baik itu yang berwarna merah atau ungu, merupakan bagian paling komplet dan paling sehat bila dijadikan sebagai komponen pangan. Kerusakan sel radikal bebas yang seringkali disebabkan oleh bahan kimia, polusi udara maupun nikotin dapat dicegah oleh antosianin tersebut. Selain itu, antosianin juga sangat berguna sebagai pencegah menurunnya daya ingat, penuaan, serta kepikunan. Bahkan, ia juga dapat mencegah asam urat, sakit maag, polyp, kanker, hingga jantung koroner.



Selain manfaat tersebut, manfaat ubi jalar juga masih sangat banyak. Ubi ini sangat baik untuk kekebalan tubuh. Beta karoten yang ada dalam ubi jalar akan saling bekerjasama dengan vitamin C untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Kedua zat ini memang terkenal sebagai nutrisi yang berguna untuk menguatkan imunitas dalam tubuh manusia.

13 manfaat ikan tuna yang wajib anda ketahui imunitas tubuh
Sumber foto: https://www.everydayhealth.com

Selain itu, ubi jalar juga baik untuk pencernaan. Hal itu dikarenakan serat yang dikandung ubi satu ini memang sangat tinggi. Serat yang sangat tinggi itu pula yang juga dapat mencegah penyakit sembelit. Tidak hanya itu, ubi satu ini bahkan bisa menurunkan tekanan darah. Sebab, ubi mengandung banyak kalium yang baik sebagai asupan tubuh anda berguna untuk menurunkan tekanan darah.

Sebuah penelitian bahkan menunjukkan bahwa kadar gula yang ada dalam darah para penderita diabetes dapat dikurangi dengan mengonsumsi ubu jalar. Bahkan, resistensi sel pada insulin yang ada dalam penderita diabetes juga dapat dikurangi dengan mengonsumsi ubi satu ini. Hal itu dikarenakan ubi satu ini mempunyai indeks glikemik yang rendah.

Asupan vitamin A sebanyak 2100 hingga 3600 mkg sudah dapat terpenuhi dengan hanya memakan seporsi ubu jalar merah. Baik itu direbus maupun dikukus. Selain betakaroten dan gizi lainnya, senyawa zeaxantin dan lutein juga sangat banyak dalam ubi jalar. Banyaknya kedua kandungan senyawa itu bisa dilihat dari warna yang ada dalam ubi-ubian yang menandakan hal tersebut. Kedua senyawa ini masuk dalam kategori pigmen warna yang berperan sebagai pembentuk vitamin A. Selain itu, kerusakan sel-sel dalam tubuh juga bisa ditanggulangi dengan baik oleh kedua senyawa tersebut. Sedangkan, vitamin E lebih banyak dikandung oleh ubi jalar merah. Kebutuhan asupan vitamin E sudah dapat terpenuhi dengan mengonsi 2/3 cangkir kukusan ubi yang berwarna merah ini.

Selain kandungan vitamin di atas, ubi jalar merah sebanyak 100 gram saja sudah mengandung 118 kalori. Jumlah kalori tersebut setara dengan seperempat kalori yang ada dalam sepotong black forest. Selain itu, ubi jalar merah juga mengandung mangan, fosfor, vitamin B6 serta kalium. Bahkan, sekalipun dikonsumsi secara mentah-mentah, asupan vitamin C sehari-hari anda setidaknya sudah hampir separohnya terpenuhi. Sebab, sebuah ubi jalar merah yang berukuran sedang, apabila dimakan mentah-mentah, sudah mencukupi 42 % asupan vitamin C yang ideal anda sehari-hari.

Meskipun memiliki khasiat yang besar, proses budidaya ubi jalar di Indonesia masih kurang maksimal. Karbohidrat pada ubi ini dapat dijadikan alternatif makanan selain nasi. Selain itu ubi ini juga dapat diolah menjadi berbagai olahan makanan yang tentunya dapat membantu mendongkrak perekonomian masyarakat. (sajadah.co)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *